varian

Mengenal Cara Kerja Mesin Diesel Lebih Rinci.

Mengenal Cara Kerja Mesin Diesel Lebih Rinci

Mengenal Cara Kerja Mesin Diesel , di Indonesia sendiri belum terlalu banyak. Biasanya, kendaraan yang menggunakan mesin diesel adalah jenis truk, SUV, dan MVP.

Untuk cara kerja mesin diesel sendiri pun berbeda jika di bandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. Seperti apa cara mengenal kerja mesin yang di percaya bisa menghasilkan torsi yang lebih besar ini? Simak penjelasannya Cara Kerja Mesin Diesel

Fase Hisap

Cara kerja mesin diesel yang pertama adalah fase hisap. Sistem kerja mesin diesel pada fase ini adalah dengan masuknya udara ke dalam ruang bakar yang melalui bagian katup. Pada fase ini, piston bergerak dari TDC (Top Dead Center) ke BDC (Bottom Dead Center). Untuk menghasilkan pembesaran volume pada ruang silinder. Selain itu, fase ini juga berperan untuk menghisap udara luar ke dalam ruang silinder tanpa menggunakan bahan bakar.

Fase Kompresi

Setelah melewati fase hisap, cara kerja mesin diesel yang berikutnya adalah fase kompresi. Setelah udara dari luar telah terkumpul dalam ruang silinder pada fase hisap. Maka BDC (Bottom Dead Center) dan ruang silinder akan menyimpan udara tersebut. Kemudian piston akan mulai melakukan kompresi udara hingga tekanan dan suhunya menjadi cukup tinggi.

Mengenal Cara Kerja Mesin Diesel Lebih Rinci.

 

Baca Juga : https://www.mavericksystemscorp.com/cara-kerja-mesin-laser-cutting-dan-engraving/

Proses Kerja

Udara yang telah di kompresi biasanya mencapai suhu 5.500 derajat celcius, sedangkan titik didih bahan bakar diesel berada di suhu 3.00 derajat celcius. Setelah udara terkompresi dan mencapai suhu tersebut, cara kerja mesin diesel yang berikutnya adalah komponen injektor akan mulai menyemprotkan bahan bakar diesel untuk menggerakkan mesin mobil.

Fase Pembuangan

Setelah melewati proses kerja, sistem kerja mesin diesel berikutnya masuk ke fase pembuangan. Hasil pembakaran yang telah terbentuk dari gas kemudian akan mengalir ke dalam ruang silinder. Dalam fase ini, posisi BDC (Bottom Dead Center) ke TDC (Top Dead Center) berperan untuk mendorong gas agar keluar melalui katup exhaust hingga menjadi tenaga gerak.

Itulah tadi empat fase utama pada prinsip kerja mesin diesel yang perlu Anda ketahui. Setelah memahami fase-fase tersebut, Anda bisa menjadikan mobil dengan mesin diesel sebagai pilihan berkendara karena berbagai keuntungan yang ditawarkan. Salah satunya adalah irit bahan bakar, karena mesin diesel tidak menggunakan komponen busi yang menjadikan penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien dan perawatan yang tidak rumit.

Untuk menentukan bahan bakar yang tepat dan sesuai dengan cara kerja mesin diesel, Dexlite dari Pertamina bisa Anda jadikan pilihan. Dexlite Pertamina sendiri merupakan varian bahan bakar diesel dengan angka cetane minimal 51 dan mengandung sulfur maksimal 1200 ppm. Hal ini berarti Dexlite merupakan jenis bahan bakar untuk mesin diesel yang bisa menghasilkan emisi ramah lingkungan serta pemakaian yang lebih irit.

Tidak hanya itu, Dexlite juga mengandung zat aditif yang bisa membersihkan dan melindungi mesin dari endapan, sehingga performa kendaraan tetap optimal. Untuk informasi lebih lengkap seputar jenis bahan bakar dan lokasi SPBU terdekat, kunjungi laman resmi Pertamina atau dengan mengunduh aplikasi MyPertamina melalui smartphone Anda.